Memuat...
08978733555
ipbinvada.cirebon@gmail.com

LPPM IPB Cirebon Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah *Targetkan Akreditasi Nasional hingga Internasional

2 menit baca
Humas
11 April 2026
LPPM IPB Cirebon Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah *Targetkan Akreditasi Nasional hingga Internasional

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Cirebon menggelar rapat koordinasi terkait penguatan tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, Kamis (9/4/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengelola jurnal di lingkungan Institut Prima Bangsa.

Ketua LPPM IPB Cirebon, Nurhadiansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membenahi pengelolaan jurnal agar lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan.

“Pengelolaan jurnal tidak bisa dilakukan secara biasa. Harus ada sistem yang kuat, konsistensi, serta komitmen bersama agar jurnal kita bisa berkembang dan diakui,” ujarnya.

Rapat ini diikuti oleh para pengelola jurnal dan sivitas akademika, di antaranya Astri Dwi Floranti, Fedro Iswandi, Nursyifa Azzahro, Aulia Arifbillah, Virga Putra Darma, H. Lili Sururi Asipi, M. Anisul Fata, Indra Pramadita, Indra Maulana, Ade Sastrawijaya, serta Ratri Nuryani Qudwatullathifah.

Dalam kesempatan tersebut, LPPM menegaskan pentingnya tata kelola jurnal yang profesional, mulai dari manajemen editorial, kualitas artikel, hingga keberlanjutan penerbitan.
Adapun jurnal yang berada di bawah pengelolaan LPPM IPB Cirebon meliputi Cultura Franca: The Journal of Literature, Culture and Applied Linguistics, Lingua Bestari: The Journal of Linguistic, Literature, and Culture, NIJI: Jurnal Kajian Sastra, Budaya, Pendidikan dan Bahasa Jepang, Sakufu: Journal of Language and Literature, Educational Tracker: Teaching English as a Foreign Language Journal, Tomorrow's Education Journal, MABIZ: Management and Business Innovation Zone, Cyber, Education and Research (CER), PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan, serta PRIDE: Prima Development of Education.

Nurhadiansyah menegaskan, ke depan seluruh jurnal di lingkungan kampus diarahkan untuk memenuhi standar nasional bahkan internasional.
“Kami menargetkan jurnal-jurnal ini bisa terakreditasi nasional melalui SINTA, dan ke depan tidak menutup kemungkinan masuk ke indeks internasional,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola jurnal diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sivitas akademika, sekaligus menjadi media diseminasi ilmu pengetahuan yang kredibel dan kompetitif.

“Harapannya, jurnal-jurnal ini tidak hanya aktif terbit, tetapi juga berkualitas, bereputasi, dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. 

Bagikan:
Link berhasil disalin!