Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama strategis dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon dalam rangka penguatan sumber daya manusia (SDM) guru.
Kegiatan yang berlangsung di kampus IPB Cirebon pada Rabu (11/3/2026) lalu itu dihadiri oleh pengurus PGRI Kabupaten Cirebon, termasuk Ketua PGRI Kabupaten Cirebon, Ronianto, serta jajaran pengurus lainnya. Dari pihak kampus, hadir Rektor IPB Cirebon, Dr Mahfud MSi MKom bersama para ketua program studi dan sejumlah guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon.
Kerja sama ini melibatkan tiga program studi di lingkungan IPB Cirebon, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK).
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IPB Cirebon, Virga Putra Darma MPd menjelaskan bahwa kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan kompetensi guru, terutama dalam aspek pedagogik, penguasaan bahasa Inggris, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
“Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru, baik dari sisi kemampuan pedagogik, penguasaan bahasa Inggris, maupun pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” ujarnya.
Sebagai bentuk implementasi, sejumlah program akan dijalankan secara kolaboratif oleh ketiga program studi tersebut. Di antaranya pelatihan pembelajaran bahasa Inggris bagi guru tingkat SD dan SMP, workshop peningkatan kompetensi guru, serta program pendampingan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.
Virga menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi guru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon. Dengan begitu para guru semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif bagi siswa.
Selain itu, kami juga berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai program pelatihan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kampus dan sekolah secara berkelanjutan," pungkasnya.